Kain-Kain Inaq* Rusli

Kebaya hijau dengan model kutu baru dan kain tenun Lombok membalut tubuh saya pagi itu. Lelaki saya baru saja menuntaskan pendidikannya, gelar sarjana akan disematkan di belakang namanya. Saya akan menemaninya untuk hari bahagia itu. Cukup lama saya mematut diri di cermin. Mata saya tertuju pada kain yang saya kenakan. Kain yang membawa saya kembali ke Pantai Kuta, Lombok tengah…

Menghadiri wisuda bersama kain tenun Lombok 🙂

Matahari tengah bersinar dengan garang kala saya dan seorang kawan memutuskan bermotor dari Lendang Nangka, Lombok Timur, menuju Pantai Kuta di Lombok Tengah. Saya menemukan pantai yang –seperti kebanyakan pantai di Lombok- cantik, pasir yang seperti butir-butir ketumbar, dan homestay yang berderet di sepanjang jalan.

Entah karena matahari bersinar demikian garang atau karena hari itu bukanlah musim liburan sehingga hampir tak ada sesiapa di sepanjang pantai. Kami berkeliling sejenak mencari-cari tempat yang tepat untuk memarkir motor karena tak kunjung menemukan penanda area parkir. Beruntung kami bertemu seorang penjaga homestay baik hati yang mempersilakan kami menitipkan motor di sana.

Persis ketika kami hendak beranjak menyusuri pantai, seorang perempuan bertelanjang kaki menghampiri kami. Ia tersenyum walau terlihat demikian kepanasan. Di punggungnya Continue reading

Tertawan Pesona Sawarna

DSCN0297resize

“…Pulang adalah kata paling indah yang dimiliki seorang petualang ketika ia telah tahu jalan menuju pulang.”

-Dalam “Niskala”, Daniel Mahendra-

Saya pulang dari Sawarna dengan perasaan lengang. Lapang. Ya, segalanya memang menjadi ringan setelah menyadari muara dari segala keindahan dan liku kehidupan adalah Dia Yang Esa. Eksotisme tempat yang disebut-sebut sebagai “The hidden paradise” itu membuat hati saya segar. Sesegar hembusan angin pantainya yang kerap kali terasa begitu kencang.

Sawarna. Sebuah desa di wilayah Kabupaten Bayah, Banten Selatan. Berbatasan pula dengan Sukabumi. Karenanya, desa ini bisa ditempuh melalui jalur Banten atau Sukabumi. Menyajikan gugusan pantai landai, berpasir putih. Setidaknya ada tiga pantai di Desa Sawarna ini yang wajib dikunjungi : Tanjung Layar, Legon Pari, dan Pulo Manuk. Tak hanya itu, hamparan sawah hijau, gua-gua dengan bentuk stalaktit dan stalakmit yang unik, juga hutan pembibitan pohon Jati yang bisa saja ditelusuri bagi Anda pecinta trekking.

Dan pagi itu, pertengahan Agustus 2013, saya mulai menjelajahi Sawarna…

# Continue reading